JABATAN FUNGSIONAL TENAGA KESEHATAN

JENISDOWNLOAD
FisioterapisDownload
Penyuluh Kes MasyDownload
Epidemiolog KesehatanDownload
Administrator KesDownload
NutrisionisDownload
DokterDownload
Dokter GigiDownload
Pembimbing Keselamatan KerjaDownload
Perawat GigiDownload
PerawatDownload
Refraksionis OptisienDownload
Terapis WicaraDownload
Ortotis ProstetisDownload
Okupasi TerapisDownload
Pranata Lab KesDownload
Transfusi DarahDownload
Teknisi GigiDownload
BidanDownload
ApotekerDownload
Asisten ApotekerDownload
Psikolog KlinisDownload
Fisikawan MedikDownload
Dokter Pendidik KlinisDownload
Teknisi ElektromedisDownload
RadiograferDownload
Perekam MedisDownload
SanitarianDownload
Fungsional Umum di Kementerian KesehatanDownload
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInEmail this to someone

PERMINTAAN DATA ELEKTRONIK

Berdasarkan surat kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 34/KR.X.K/I/2017 Tanggal 23 januari 2017 maka diinformasikan kepada semua  ASN bahwa untuk mendukung kebijakan less paper dalam penyelenggaraan pelayanan kepegawaian berbasis teknologi dibutuhkan data PNS yang valid. sehubungan dengan itu maka disampaikan bahwa data kepegawaian sebagaimana dimaksud antara lain :

  1. SK CPNS
  2. SK PNS
  3. SK Kenaikan pangkat pertama sampai dengan terakhir
  4. SK Jabatan
  5. SK Pelantikan
  6. Inpassing Jabatan
  7. Ijazah terakhir yang telah diakui BKN

Data kepegawaian tersebut diatas agar discan dengan format PDF dengan ukuran masing masing tidak lebih dari 5 Megabyte dan disimpan dalam satu folder dengan extensi .rar dengan nama file Nama dan NIP pegawai yang bersangkutan lalu disampaikan kepada Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Lombok Tengah .

(dipetik dari surat Kepala BKPP Nomor : 800/619/PMD.03.288/BKPP tanggal 19 juni 2017)

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInEmail this to someone

JUKNIS PEMBAYARAN KAPITASI BERBASIS PEMENUHAN KOMITMEN PELAYANAN PADA FKTP

Berbagai jenis pengukuran, standar dan upaya untuk meningkatkan mutu pelayanan telah tersedia dan terus berkembang. Salah satunya adalah dengan metode pembayaran berbasis komitmen pelayanan, dimana metode ini merupakan salah satu konsep strategis yang paling banyak dibahas, bahkan berbagai kalangan di Amerika sejak  2003 telah  mendorong  agar  pembayaran  berbasis  komitmen  pelayanan  atau pay for performance menjadi prioritas utama nasional dan program asuransi medicare.

Dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan kesehatan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama pada penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional salah satunya dilakukan penerapan pembayaran kapitasi berbasis pemenuhan komitmen pelayanan. Pembayaran  kapitasi berbasis pemenuhan komitmen pelayanan pada FKTP telah mulai dilaksanakan pada tahun 2016 dengan mengacu pada Surat Edaran Bersama Kementerian Kesehatan dan BPJS Kesehatan Nomor HK.03.03/IV/053/2016 dan Nomor 01 Tahun 2016 tentang Pelaksanaan dan Pemantauan Penerapan Kapitasi Berbasis Pemenuhan Komitmen Pelayanan Pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama dan Peraturan Bersama Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan dan Direktur Utama BPJS Kesehatan Nomor HK.02.05/III/SK/089/2016 dan Nomor 3 Tahun 2016 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pembayaran Kapitasi  Berbasis Pemenuhan Komitmen Pelayanan pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama.

Berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan kapitasi berbasis pemenuhan komitmen pelayanan tahun 2016, terdapat adanya tantangan dan masukan yang didapatkan untuk perbaikan pelaksanaan kapitasi berbasis pemenuhan komitmen pelayanan. Sehubungan dengan hal tersebut, dilakukan pengembangan pelaksanaan kapitasi berbasis pemenuhan komitmen pelayanan tahun 2017 yang akan diberlakukan bagi seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat, Klinik Pratama, Praktik Mandiri Dokter, dan Rumah Sakit Kelas D Pratama, sehingga pelaksanaan dan penerapan kapitasi berbasis pemenuhan komitmen pelayanan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama berjalan efektif dan efisien.

DOWNLOAD DISINI

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInEmail this to someone

UPTD TRANSFUSI DARAH

DAFTAR PESERTA DONOR DARAH SUKARELA

donorrr

JADWAL DONOR DARAH MINGGU INI  
17 Mei 201709.00 - SelesaiKantor Desa Jango
18 Mei 201709.00 - SelesaiPolres Kabupaten Lombok Tengah
19 Mei 201709.00 - SelesaiKantor Desa Puyung
20 Mei 201709.00 - SelesaiPuskesmas Bagu
21 Mei 201709.00 - SelesaiTPA Langko Desa Lingsar Narmada

darah-utk-kehidupan

STOK DARAH DI RSUD MINGGU INI 
Golongan Darah A4
Golongan Darah B9
Golongan Darah AB5
Golongan Darah O8

STOK DARAH DI UTD MINGGU INI 
Golongan Darah A10
Golongan Darah B19
Golongan Darah AB5
Golongan Darah 065

 

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInEmail this to someone

Kadus Ini Berikan Layanan Maksimal Untuk Warganya

Warga Desa Barejulat Kecamatan Jonggat, khususnya warga Dusun Timuk Rurung, merasa bersyukur karena adanya Ambulance Dusun Gratis yang diiniasi olek Bapak Selim, Kepala Dusun (Kadus) setempat. Saat ada warga yang sakit dan butuh dilarikan ke Puskesmas atau ke Rumah Sakit, bisa dengan cepat diatasi.

Salah seorang warga, Hartini 38 tahun, menyatakan, sejak Ambulance Dusun itu ada setahun lalu, kekhawatiran warga akan sulitnya transportasi untuk mengakut keluarga yang tiba-tiba sakit, kini sudah tidak ada lagi. Karena Ambulance Dusun itu, siap melayani kapan saja warga membutuhkan. ”Dan yang pasti kita menggunakan jasa Ambulance Dusun itu gratis,”katanya.

Bila butuh, lanjut Ibu 2 anak itu, warga bisa menelpon pak Kadus dan sesaat kemudian Ambulance tersebut langsung meluncur kerumah warga yang membutuhkan lalu mengantarkan warga yang sakit tadi ke tempat perawatan yang dinginkan keluarga. Sopir ambulance yang juga warga setempat, setia setiap saat memenuhi panggilan warga.

Ibu lainya, Marianah 28 tahun, mengaku pernah sangat terbantu dengan Ambulance Dusun Timuk Rurung tersebut. Saat sekitar 5 bulan lalu, dirinya harus melahirkan anak pertamanya. Ditengah malam, ia merasakan akan melahirkan dan akhirnya memanggil jasa Ambulance Dusun yang gratis tersebut.”Saat itu jam tiga dini hari, kalau angkutan umum siapa yang mau membantu, apalagi rumah saya ada diwilayah pelosok,”tuturnya.

Selain itu, akses dari rumahnya menuju Polindes Kantor Desa Barejulat, kurang baik dan jaraknya sekitar 3 kilo meter. Dengan kondisi seperti itu tandas Marianah, maka bisa tak mungkin angkutan umum yang memang tidak ada di Barejulat, bisa ada yang mau memenuhi permintaan transportasi dari dirinya. “Hanya saja, fasilitas yang dimiliki Ambulance itu belum memadai. Tidak ada tempat tidur pasien layaknya Ambulance sebagaimana mestinya. Harus dapat sentuhan pemerintah,”harapnya.

Sementara itu, salah seorang Sopir Ambulance Gratis Dusun Timuk Rurung, Ramdan 40 tahun, menyampaikan, dirinya secara sukarela melaksnakan tugas tersebut. Bahkan saat awal-awal rencana Ambulance itu disampaikan Kadus, dirinya sudah menawarkan diri untuk menjadi sopir. ”Kita bekerja ihklas menjadi relawan pak disini. Nanti Allah yang membalasnya, apalagi yang kita bantu orang sakit dan juga kadang orang melahirkan,”ungkapnya.

Ditanya mengenai mekanisme kerja Ambulance Dusun itu, Randan menuturkan, kalau dirinya dan 4 orang lainya yang menjadi relawan, tempat tinggalnya secara kebetulan dekat dengan rumah kadus dimana Ambulance itu diparkir.”Jadi saat orang butuh bantuan, kita yang dihubungi pak Kadus. Jadi bisa dipastikan handphone pak kadus itu tidak pernah mati dan selalu siap diangkat pak kadus bila ada warga yang menelpon beliau,”tuturnya.

Kadus Timuk Rurung, Selim ditanya terkait dengan Ambulance Dusun tersebut  menjelaskan, ide Ambulance Dusun Gratis itu muncul dibenaknya, tergugah karena sering menemukan peristiwa begitu sulitnya warga mendapatkan pelayanan tranportasi saat mereka sakit.”Apalagi warga kami yang bisa dibilang tidak berada, mereka sangat kesulitan,”ungkapnya.

Untuk itu, dengan inisitaif dirinya dan berkat bantuan salah seorang sahabatnya, jadilah sebuah kendaraan roda 4 minibus dijadikan sebagai Ambulance tersebut. Kendaraan itu dimodifikasi sedemikian rupa sehingga bila ada yang sakit, maka seluruh jok bagian belakangnya bisa dengan mudah dilepas.”Jadi pasien dengan alas kasur tipi situ kita baringkan didalam kendaraan itu dan cukup dengan beberapa keluarganya,”jelasnya.

Soal biaya operasional, selama ini masih ditanggung oleh dirinya sendiri tanpa ada anggaran dari Desa. Ia berharap ada pihak-pihak lain yang ikut membantu dalam persoalan operasional tersebut, terutama untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar Ambulance yang dimaksud. Begitu juga dengan biaya perawatan kendaraan.”Selain itu, kita berharap juga dinas terkait membantu melengkapi perlatan Ambulance ini,”harapnya

humas.lomboktengahkab.go.id

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInEmail this to someone

alamat email : dinkes@lomboktengahkab.go.id