"Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah Gelar Pelatihan Intensif untuk Bidan: Tingkatkan Pelayanan Antenatal Care dan Deteksi Dini Risiko Kesehatan Ibu dan Bayi"
"Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah Gelar Pelatihan Intensif untuk Bidan: Tingkatkan Pelayanan Antenatal Care dan Deteksi Dini Risiko Kesehatan Ibu dan Bayi"
Pelatihan Bidan untuk Tingkatkan Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Lombok TengahDinas Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah bekerja sama dengan BAPELKES Mataram Kemenkes RI Mataram menggelar pelatihan untuk bidan di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP). Pelatihan yang berlangsung dari tanggal 18 hingga 23 September 2026 ini fokus pada pelayanan antenatal care, persalinan, nifas, dan skrining hipotiroid kongenital (SHK).Kegiatan pelatihan ini melibatkan satu bidan terpilih dari setiap puskesmas yang ada di Kabupaten Lombok Tengah. Metode pelatihan dilakukan secara tatap muka dengan pembelajaran klasikal, diharapkan dapat memberikan pemahaman dan keterampilan yang lebih baik kepada para bidan dalam menjalankan tugasnya di lapangan.
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi bidan dalam memberikan pelayanan yang terstandar, berkualitas, dan berkesinambungan. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para bidan mampu melakukan deteksi dini terhadap risiko dan komplikasi yang mungkin terjadi, serta memberikan penanganan dan rujukan yang tepat bagi ibu hamil dan bayi yang baru lahir.
"Kami berharap pelatihan ini dapat meningkatkan kemampuan bidan dalam memberikan layanan kesehatan yang berkualitas,"
ujar Sekretaris Dinas Kesehatan, Hafsah Widiyanti, S.K.M., M.Kes, saat membuka acara pelatihan secara resmi.
Kepala Bidang SDK, dr. Hj. Heny Mardiana, M.M.Kes, selaku ketua panitia pelatihan, juga menyampaikan data terkait pelatihan ini, menekankan pentingnya pelatihan bagi peningkatan kualitas layanan kesehatan di daerah. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Lombok Tengah.
Pelatihan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, terutama di bidang kesehatan reproduksi dan anak. Dengan pelatihan yang rutin dan sistematis, diharapkan para tenaga kesehatan, khususnya bidan, dapat memberikan pelayanan yang optimal dan berkontribusi dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi di daerah ini.


.png)

.jpeg)