Home / BERITA / Riset Fasilitas Kesehatan (RIFASKES) “Riset Evaluatif JKN 2019 Penguatan pencapaian UHC”
Riset Fasilitas Kesehatan (RIFASKES) “Riset Evaluatif JKN 2019 Penguatan pencapaian UHC”

Riset Fasilitas Kesehatan (RIFASKES) “Riset Evaluatif JKN 2019 Penguatan pencapaian UHC”

Senin 27 April 2019

Mataram – bertempat di Hotel Lombok Raya selama 7 hari telah diadakan workshop enumerator (Rifaskes) 2019. Dalam acara ini para enumerator dibekali dengan ilmu dan ketrampilan Dalam Pengumpulan Data Rifaskes 2019. Dalam Pantauan admin team Enumerator Lombok Tengah nampak tetap semangat walo di wajah mereka tergambar kelelahan dan keletihan.
Tujuan Rifaskes adalah diperolehnya rekomendasi untuk penguatan pencapaian Universal Health Coverage serta perbaikan pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Rifaskes akan mengukur apa yang terjadi di fasilitas pelayanan kesehatan, baik dari sisi tata kelola, SDM kesehatan, farmasi dan alat kesehatan serta upaya kesehatannya.

Fasilitas pelayanan kesehatan adalah suatu alat dan atau tempat yang digunakan untuk menyelenggarakan upaya pelayanan kesehatan, baik promotif, preventif, kuratif, maupun rehabilitatif yang dilakukan oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan atau masyarakat. Inpres Nomor 8 Tahun 2017 tentang optimalisasi pelaksanaan program jaminan kesehatan nasional mengamanatkan kepada Menteri Kesehatan untuk menjamin ketersediaan obat dan alat kesehatan bagi peserta JKN, terutama obat esensial; menjamin ketersediaan sarana dan prasarana serta sumberdaya manusia pada fasilitas kesehatan bersama pemerintah daerah, TNI/Polri, dan swasta.

Yang akan menjadi sampel Rifaskes 2019 adalah Rumah Sakit, Puskesmas, Klinik, DokterPraktek Mandiri, Laboratorium, Apotek, Bidan Praktek Mandiri. Penentuan fasilitas pelayanan kesehatan yang akan dijadikan sampel, Balitbangkes bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten/Kota yang tersebar di seluruh Indonesia.

Dalam pelaksanaannya Rifaskes dibagi dalam 5 koordinator wilayah (Korwil) kerja, Khusus Provinsi Nusa Tenggara Barat berada di Korwil 3  yang di koordinir oleh team Puslitbang Humaniora dan Manajemen Kesehatan (Sumatera Barat, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Utara, Maluku Utara, dan Papua)

Khusus Lombok Tengah, sampelnya meliputi 25 Puskesmas yang terigestrasi, RSI Yatofa, 1 dokter Praktek, 1 Bidan Praktek dan 1 Apotek.
Pengumpulan data Dilaksanakan oleh 10 Enumerator dengan range waktu sekitar 21 hari.

Semoga kegiatan Risfaskes 2019 di Indonesia khusuanya di NTB dan Lombok Tengah bisa berjalan lancar, aman dan sesuai harapan, semua Pimpinan Faskes mendukung dan semua Responden bisa kooperatif, sehingga dapat menghasilkan Data yang sesuai harapan.

Wassalam

(datin dan litbangkes dikes loteng)

 

 

About admin

Comments are closed.

Scroll To Top