JABATAN FUNGSIONAL TENAGA KESEHATAN

JENISDOWNLOAD
FisioterapisDownload
Penyuluh Kes MasyDownload
Epidemiolog KesehatanDownload
Administrator KesDownload
NutrisionisDownload
DokterDownload
Dokter GigiDownload
Pembimbing Keselamatan KerjaDownload
Perawat GigiDownload
PerawatDownload
Refraksionis OptisienDownload
Terapis WicaraDownload
Ortotis ProstetisDownload
Okupasi TerapisDownload
Pranata Lab KesDownload
Transfusi DarahDownload
Teknisi GigiDownload
BidanDownload
ApotekerDownload
Asisten ApotekerDownload
Psikolog KlinisDownload
Fisikawan MedikDownload
Dokter Pendidik KlinisDownload
Teknisi ElektromedisDownload
RadiograferDownload
Perekam MedisDownload
SanitarianDownload
Fungsional Umum di Kementerian KesehatanDownload

WORKSHOP PENGHITUNGAN RENCANA KEBUTUHAN SDM KESEHATAN

dsc_0183Undang Undang Nomor 36 TAHUN 2014 Tentang Tenaga Kesehatan menyebutkan bahwa Pemerintah dan Pemerintah Daerah wajib memenuhi kebutuhan Tenaga Kesehatan baik dalam jumlah jenis maupun dalam kompetensi secara merata untuk menjamin keberlangsungan pembangunan kesehatan. Perencanaan Tenaga Kesehatan disusun secara berjenjang berdasarkan ketersediaan Tenaga Kesehatan dan kebutuhan penyelenggaraan pembangunan dan upaya kesehatan, oleh sebab itu perencanaan kebutuhan tenaga kesehatan yang optimal menjadi sangat penting karena menjadi salah satu kebijakan dalam pembangunan kesehatan yakni peningkatan akses dan pemerataan pelayanan kesehatan. Salah satu komponen yang penting dan strategis adalah tenaga kesehatan. Saat ini distribusi tenaga kesehatan di setiap sarana kesehatan belum merata dimana masih ada fasyankes (RS dan Puskesmas) yang kekurangan tenaga kesehata. Untuk mengatasi permasalah tersebut perlu dibuat perencanaan kebutuhan tenaga kesehatan.

Demikian yang disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah H. Omdah, SKM, MM pada sambutan pembukaan Workshop Penghitungan Rencana Kebutuhan Tenaga Kesehatan Tingkat Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2017 yang berlangsung selama 3 hari dari tanggal 29 -31 Agustus 2017 di Hotel Grand Royal Penujak Lombok Tengah, yang dihadiri oleh peserta dari 25 Puskesmas se-Kabupaten Lombok Tengah, RSUD Praya, Dinas Kesehatan Lombok Tengah dan Nara sumber dari Dinas Kesehatan Propinsi NTB.

Lebih lanjut H. Omdah, SKM, MM  menjelaskan manfaat penyusunan dokumen perencanaan tenaga kesehatan adalah memberikan gambaran situasi kecukupan SDM Kesehatan, menjadi acuan dalam upaya pemenuhan kebutuhan SDM Kesehatan melalui rekrutmen SDM Kesehatan, menjadi acuan dalam retensi atau redistribusi SDM Kesehatan, menjadi acuan dalam peningkatan/ pengurangan atau mempertahankan kapasitas produksi tenaga kesehatan, menjadi acuan dalam memperkirakan kebutuhan biaya pendayagunaan SDM Kesehatan dan sebagai bahan Advokasi pengelolaan SDMKes.

upaya yang dilakukan terkait penguatan perencanaan kebutuhan SDMK adalah melakukan Workshop Penghitungan Rencana Kebutuhan Tenaga Kesehatan guna mengghasilkan Dokumen Rencana Kebutuhan Tenaga Kesehatan yang digunakan sebagai dasar pemenuhan kebutuhan SDMK dan pengelolaan SDMK lebih lanjut.

Ahmad Sujayadi, SKM