Kemenkes Akan Keluarkan Travel Advisory Terkait Zika

Belum Ditemukan Kasus Zika di Indonesia

Jakarta, 31 Agustus 2016
Kasus Zika telah menyebar secara global ke berbagai negara di dunia. WHO memasukkan kasus ini ke dalam Public Health Emergency of International Concern (PHEIC). Saat ini Indonesia meningkatkan kewaspadaan terkait kasus Zika yang terjadi di Singapura.

Pada saat ini di Indonesia belum ditemukan kasus positif Zika. Adapun 1 kasus yang pernah ditemukan di Jambi didasarkan dariĀ  laporan Lembaga Eijkman. Laporan ini dibuat setelah dilakukan penelitian oleh Eijkman ketika terjadi KLB DBD di Jambi pada tahun 2014. Demikian penjelasan Menkes RI, Prof. Dr. dr. Nila Farid Moeloek, Sp.M(K) menanggapi pertanyaan dari media terhadap kasus Zika di Gedung Nusantara DPR RI, Jakarta (31/8). Menkes menjelaskan penularan virus Zika adalah melalui nyamuk Aedes Aegypty, yang merupakan nyamuk yang sama dalam menularkan DBD. Oleh karena itu masyarakat diminta waspada dan lebih berhati-hati ketika bepergian keluar negeri terutama bagi ibu hamil. Yang ditakuti dari virus Zika ini kalau ibu hamil yang terinfeksi berisiko memiliki anak yang terkena microchephaly, ujar Menkes.

Di tempat yang sama, Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kemenkes, dr. H. Mohamad Subuh, MPPM menegaskan kembali penemuan satu kasus positif Zika di Jambi yang dilakukan oleh Lembaga Eijkman merupakanĀ  hasil dari lembaga Eijkman bukan hasil resmi yang dikeluarkan oleh Kemenkes. Perlu saya tegaskan kembali di Indonesia belum ditemukan atau dilaporkan adanya kasus positif Zika pada manusia. Jadi hasil yang ditemukan oleh lembaga Eijkman itu adalah lembaga riset, sementara yang resmi adalah dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) kita, tegas dr. Subuh.

Sumber:
http://www.depkes.go.id/article/view/16090100001/belum-ditemukan-kasus-zika-di-indonesia.html

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInEmail this to someone

One thought on “Belum Ditemukan Kasus Zika di Indonesia”

  1. Setuju dan sangat perlu, ulasan anda sangat bermanfaat, lembaga perlu standarisasi agar hebat sehingga menjadi contoh untuk Lembaga Kurban seperti lembaga lainnya agar terus berimprovisasi dengan standar ISO yang profesional

Leave a Reply

Your email address will not be published.